Lapadnews.com, Palembang – Seorang kurir paket mengalami kejadian tak mengenakkan saat mengantarkan barang ke kantor Gea Getra di Kompleks Pergudangan Graha Musi Sejahtera, Palembang.
Seorang karyawan bernama Adi, yang diketahui sebagai kepala teknisi di perusahaan tersebut, sempat menolak membayar ongkos kirim (DFOD) sebesar Rp60 ribu dengan berbagai alasan, hingga akhirnya tak bisa mengelak setelah bukti ditemukan.
Kronologi Kejadian
Peristiwa ini bermula ketika seorang kurir dari sebuah perusahaan cargo mengantarkan paket ke PT Royal Teknik Gemilang dengan penerima atas nama Adi.
Namun, kurir lupa menagihkan biaya ongkir DFOD saat menyerahkan paket tersebut.
Setelah menyadari kesalahan, kurir mencoba menghubungi Adi melalui telepon dan pesan WhatsApp untuk menagih pembayaran, tetapi tidak mendapat respons.
Setelah beberapa kali dihubungi, Adi akhirnya membalas pesan dan menyatakan bahwa pembayaran hanya bisa dilakukan secara langsung di kantornya.
Meskipun kurir sudah menawarkan opsi transfer bank, Adi tetap bersikeras dengan alasan bahwa ia membutuhkan fisik resi paket untuk melakukan klaim ke perusahaan.
Dipersulit dan Diremehkan
Kurir bersama rekannya akhirnya kembali ke kantor Adi dengan membawa bukti resi pengiriman serta foto saat paket diterima.
Namun, Adi tetap menolak dengan alasan bahwa resi fisik yang menempel pada paket sudah hilang.
Ia bahkan meminta kurir untuk mencetak ulang resi sebagai syarat pembayaran.
Sikap Adi yang terkesan mempersulit semakin memperburuk keadaan.
Ia bahkan menyatakan bahwa tanggung jawab ongkos kirim ada pada kurir yang mengantar, bukan pada dirinya sebagai penerima.
Dengan nada meremehkan, Adi juga mempertanyakan apakah kurir telah mendapat pelatihan kerja atau tidak.
Kesal dengan sikap Adi, kurir akhirnya menyatakan bahwa jika Adi benar-benar tidak mau membayar, ia sendiri yang akan menanggung ongkir tersebut.
*Bukti Mengungkap Kebenaran*
Namun, sebelum kurir dan rekannya meninggalkan tempat, mereka melihat bahwa paket yang dikirim ternyata masih utuh, lengkap dengan resinya.
Saat bukti ini direkam dalam video, Adi yang keluar dari ruangannya akhirnya tak bisa mengelak lagi.
Ia pun terpaksa membayar ongkos kirim kepada rekan kurir.
Kejadian ini menjadi sorotan karena memperlihatkan bagaimana seorang karyawan yang seharusnya memiliki tanggung jawab malah berusaha menghindar dari kewajiban dengan berbagai alasan.
Sikap tidak profesional ini tentu sangat disayangkan, terutama dalam dunia kerja yang menuntut kejujuran dan integritas. (*Hardi)
Social Header