Breaking News

Heboh Rendang 200 Kilogram di Palembang, Influencer Willie Salim Dipolisikan, Citra Kota Tercoreng

Heboh Rendang 200 Kilogram di Palembang, Influencer Willie Salim Dipolisikan, Citra Kota Tercoreng
Foto Willie Salim masak besar di Palembang (Instagram.com/willie27_)

Lapadnews.com, Palembang — Peristiwa memasak 200 kilogram rendang di Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang, yang dilakukan oleh influencer Willie Salim, berujung kontroversi. Video yang diunggah oleh Willie Salim menjadi viral dan menuai perdebatan sengit di media sosial. (22/03/2025)

Aksi warga yang berebut mengambil rendang sebelum matang membuat citra kota Palembang tercoreng di mata publik.

Achmad Fuadi Irawan, seorang influencer asal Palembang, menyatakan akan melaporkan Willie Salim ke Polresta Palembang pada Senin, 24 Maret 2025. 

Dilansir dari sumsel.idntimes.com bahwa Fuadi mengajak para konten kreator, selebgram, dan masyarakat Palembang untuk ikut mendukung pelaporan tersebut. Ia merasa tindakan Willie Salim telah merusak nama baik kota Pempek.

Kegiatan Tak Teratur dan Lemahnya Pengamanan

Kapolsek Ilir Barat I Palembang, AKP Ricky Mozam, membenarkan adanya kegiatan memasak rendang tersebut pada Selasa, 18 Maret 2025. Menurutnya, acara tersebut bertujuan untuk berbagi makanan selama Ramadan, dan pihak kepolisian telah menurunkan 20 personel untuk pengamanan. 

Namun, kepolisian menyayangkan penyelenggara tidak mengatur kegiatan dengan lebih tertib, sehingga warga berdesakan mengambil rendang meski belum matang.

Saat kejadian, Willie Salim diketahui meninggalkan lokasi untuk pergi ke toilet. Tak lama setelah itu, warga langsung menyerbu rendang di wajan besar yang ditinggalkan tanpa penjagaan.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa personel keamanan hanya bertugas mengawasi, bukan mengatur pembagian makanan.

Kontroversi Setting-an Konten

Belum ada kepastian apakah kejadian berebut rendang tersebut merupakan bagian dari setting-an konten atau murni insiden spontan. 

AKP Ricky Mozam menyatakan bahwa tidak ada indikasi pihak keamanan terlibat dalam pengaturan insiden tersebut.

Ia juga menegaskan bahwa apabila terbukti ada unsur rekayasa, pihak kepolisian akan merasa kecewa terhadap tindakan Willie Salim.

Aksi Damai dan Dialog dengan Kapolresta

Achmad Fuadi dan sejumlah ormas, selebgram, serta aktivis Palembang merencanakan aksi damai sekaligus dialog bersama Kapolresta Palembang pada hari pelaporan.

Mereka berharap tindakan ini menjadi pelajaran bagi para konten kreator agar lebih bijak dalam membuat konten yang melibatkan masyarakat luas, terutama pada momen berbagi selama bulan Ramadan. (*Red)

Baca Juga
© Copyright 2022 - Lapad News (Kupas Tuntas Investigasi Terkini)