![]() |
Bapak M. Mirza Arditya Direktur PT Aseli Dagadu Djokdja |
“Saya dapat kabar Minggu dini hari jam 2. Sangat mengagetkan, mendadak, dan saya belum cukup informasi secara jernih kronologi bagaimana dan sebagainya Mas Mirza meninggal ini. Jadi ini sangat mengagetkan ya,” kata Arief dikutip dari kumparan
![]() |
Toko Dagadu di Pakuwon Mall Jogja. Foto: Dok. Dagadu |
Arief menyatakan bahwa Mirza tidak pernah dirawat di rumah sakit dalam satu atau dua hari terakhir. Di kantor pusat Dagadu di Gedongkuning, Kota Yogya, keduanya terakhir bertemu pada Senin (20/5) saat peluncuran produk kolaborasi Dagadu X Shaggydog.
Pukul 12.00 WIB siang hari ini juga, jenazah Mirza Arditya dimakamkan di Wirobrajan, pemakaman umum Kuncen.
![]() |
Dari kiri ke kanan: CEO Dagadu Djokdja, Mirza Arditya (alm), dan para founder/komisaris, Erwin Anandita, Edi Prayitno, A Noor Arief. Foto: Dok. A Noor Arief. |
Noor Arief menyatakan, "Kami mohon doa untuk beliau karena bagi Dagadu, Pak Mirza punya peran penting membawa Dagadu melewati masa sulit pasca pandemi."
Sejak Maret 2021, M. Mirza Arditya adalah CEO PT. Aseli Dagadu Djokdja. Ia mulai bekerja di toko dan memegang banyak posisi di berbagai perusahaan toko, seperti Schering AG, L'Oreal Indonesia, Wyeth Nutrition, Nestle Indonesia, Mead Johnson, Brandtone, dan Ordesa Laboratories.Dengan produk-produk yang unik dan desain yang penuh dengan nilai budaya, Dagadu telah membuktikan bahwa hasil karya anak bangsa mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional. Mereka tidak hanya menjual kaos, tetapi juga menjual cerita, identitas, dan kebanggaan akan budaya Yogyakarta.
“Dalam setiap desainnya, Dagadu selalu menghadirkan keunikan dan keindahan budaya lokal, membantu melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya Yogyakarta,” kata Singgih.
Social Header